Buka Kegiatan Pembekalan Uji Kompetensi Tenaga Kerja Kontruksi, Wakil Wali Kota : Pembekalan dan Uji Kompetensi Kontruksi Penting Untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas di Bidang Jasa Konstruksi    
5 mins read

Buka Kegiatan Pembekalan Uji Kompetensi Tenaga Kerja Kontruksi, Wakil Wali Kota : Pembekalan dan Uji Kompetensi Kontruksi Penting Untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas di Bidang Jasa Konstruksi   

Spread the love

Diskominfo – Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina secara resmi membuka kegiatan Pembekalan Uji Kompetensi Tenaga Kerja Kontruksi Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tanjungbalai. Acara berlangsung di Aula Dinas PUTR Kota Tanjungbalai, Selasa (15/9/2026).

 

Kepala Dinas PUTR Kota Tanjungbalai, Tety Juliany Siregar, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi di Kota Tanjungbalai. Perlu saya sampaikan bahwa sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini merupakan program yang bersifat nasional. berdasarkan ketentuan pasal 70 undang-undang no 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi, diwajibkan semua tenaga kerja konstruksi harus bersetifikat. Sertifikat ini merupakan pengakuan atas kemampuan/kompetensi kerja khususnya tenaga kerja konstruksi, yang disebut sertifikat kompetensi kerja (SKK), sebelumnya dikenal dengan sebutan sertifikat keterampilan (SKT).

 

Selanjutnya Tety Juliani mengatakan bahwa pembekalan dan uji kompetensi tenaga kerja konstruksi sepenuhnya dibiayai APBD Kota Tanjungbalai. Kali ini dilaksanakan untuk 98 tenaga kerja, yang berasal dari unsur masyarakat melalui pihak penyedia jasa konstruksi, unsur OPD PUTR, unsur OPD lainnya dengan rincian masing-masing jabatan kerja sebagai berikut Pengawas pekerjaan drainase perkotaan sebanyak 23 orang, supervisor K3 konstruksi sebanyak 25 orang, pelaksana pekerjaan lanskap, sebanyak 25 orang dan operator alat berat wheel excavator sebanyak 25 orang

 

“Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir (2022 s/d 2025), telah dilaksanakan pembekalan atas tenaga kerja konstruksi untuk 14 jabatan kerja sebanyak 360 orang dan kemudian dilakukan uji sertifikasi dengan hasil 357 orang dinyatakan lulus,” jelas Tety

 

Lebih lanjut Tety menyampaikan kita ketahui bersama bahwa kondisi kota tanjungbalai yang sedang berbenah diri untuk mewujudkan “Tanjungbalai Emas”, akan banyak pekerjaan pembangunan dan perbaikan (rehabilitasi, revitalisasi, maupun renovasi) serta pemeliharaan atas sarana dan prasarana pemerintah maupun fasilitas umum terutama terkait penanggulangan banjir, baik itu akibat rob/pasang surut maupun akibat curah hujan. tentunya pekrjaan yang bersifat konstruksi ini membutuhkan tenaga-tenaga kerja konstruksi yang yang berkompetensi.

 

Untuk itu, kuantitas dan kualitas tenaga kerja konstruksi yang telah bersertifikat sangat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan konstruksi, baik pada proses pemilihan penyedia maupun pada proses pelaksanaan pekerjaan (termasuk mempengaruhi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja konstruksi itu sendiri), sebutnya

 

Tentunya sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini akan terus berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya. untuk itu kepada semua pihak yang terkait khusunya bapak Wali Kota melalui bapak Wakil Wali Kota, kami berharap tetap mendukung sepenuhnya, terutama terkait kebutuhan anggaran dalam APBD Kota Tanjungbalai, harap Kadis PUTR Tety Juliani Siregar

 

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat bagi peserta dan meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi di Kota Tanjungbalai. Ia berharap melalui kegiatan Pembekalan ini dapat tercipta tenaga kerja konstruksi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

 

“Untuk menghasilkan produk infrastruktur yang berkualitas serta proses konstruksi yang efektif dan efisien, dimana hal tersebut hanya dapat terpenuhi jika terlaksananya tertib penyelenggaraan konstruksi, perkuatan kelembagaan pemerintah baik pusat maupun daerah serta perkuatan dan upaya peningkatan kemampuan pelaku usaha bidang konstruksi. termasuk diantaranya peningkatan kemampuan dan legalitas tenaga kerja konstruksi,” jelas Fadly

 

Fadly selanjutnya mengatakan dalam hal ini Pemerintah Kota Tanjungbalai selaku pemangku kewenangan sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi, melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUTR) telah mengalokasikan anggaran pada APBD tahun 2026 untuk kegiatan fasilitasi uji kompetensi tenaga kerja konstruksi.

 

Sesuai dengan komitmen Pemko Tanjungbalai dalam peningkatan sumber daya manusia bidang konstruski (khususnya untuk level 1 sampai dengan level 6). Ada dua kompnen penting pada kegiatan ini yakni pertama pembekalan diharapkan tenaga kerja konstruksi dapat lebih mengetahui dan menambah wawasan dalam upaya mewujudkan rangkaian proses pekerjaan konstruksi yang berkualitas, dari awal pekerjaan sampai dengan diserahterimakannya hasil pekerjaan, ujarnya

 

Kedua uji sertifikasi, tentunya dengan dilaksanakannya uji sertifikasi ini, akan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja tenaga kerja konstruksi yang kompeten, berdayasaing, produktif dan kreatif agar mampu bersaing dalam industri konstruksi lokal maupun nasional, tambah Wakil Wali Kota Fadly Abdina

 

Harapan saya dengan dilaksanakannya sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi (khususnya untuk jabatan kerja pengawas pekerjaan drainase, supervisor K3 konstruksi, pelaksana pekerjaan lanskap, dan operator alat berat wheel excavator) di Kota Tanjungbalai ini, kuantitas tenaga kerja konstruksi bersertifikat akan semakin banyak dan kualitas pekerjaan konstruksi semakin baik. sehingga kebutuhan, pemanfaatan tenaga kerja konstruksi bersertifikat di wilayah Kota Tanjungbalai dapat terpenuhi.

 

Acara dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh Wali Kota Mahyaruddin. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah pekerja konstruksi yang kompeten dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kompensasi imbal jasa yang layak bagi tenaga kerja konstruksi.

 

Acara yang dihadiri Pimpinan OPD, Ketua LSP Astekindo Konstruksi Mandiri dan Ketua LSP Petakindo Konstruksi Mandiri Andriko Lubis, selaku lembaga sertifikasi profesi yang ditunjuk oleh badan nasional sertifikasi profesi (BNSP) untuk menyelenggarakan sertifikasi tenaga kerja konstruksi; para Acessor yang telah ditunjuk P3SM untuk melakukan uji sertifikasi, serta para Narasumber pembekalan untuk masing-masing jabatan kerja serta para peserta pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi.

 

(dfs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *